LPPM STIKMA News – Di tengah arus digitalisasi yang kian masif, penggunaan gadget pada anak-anak menjadi perhatian serius bagi para orang tua. Menanggapi kegelisahan tersebut, Sekolah Tinggi Teknologi (STT) STIKMA Internasional Malang menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan tajuk menarik “ANAK VS TEKNOLOGI: Problematika, Tantangan, dan Peluang”.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi serta bimbingan kepada masyarakat, khususnya para orang tua, mengenai penggunaan gadget yang bijak bagi anak-anak. Acara ini dilaksanakan secara tatap muka (offline) pada hari Sabtu, 5 November 2025, di Pos Khusus Perumahan Tumpang Permai Blok O No. 5, Desa Njeru, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang.
Menilik karakteristik warga di Perumahan Tumpang Permai yang mayoritas merupakan keluarga muda dengan putra-putri balita hingga usia remaja, topik ini dinilai sangat relevan dan mendesak. Kegiatan ini diharapkan dapat membentuk pemahaman orang tua mengenai dampak positif dan negatif teknologi, serta strategi pengawasan yang tepat.
Dalam sambutannya, perwakilan warga menyambut baik kehadiran tim dari STT STIKMA Internasional. “Kami merasa sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini, karena sebagai orang tua muda, kami seringkali bingung menghadapi anak yang kecanduan gadget,” ujar salah satu warga.
Kegiatan ini dikemas dalam seminar interaktif. Pemateri memaparkan dua poin utama, yaitu sosialisasi-edukasi serta diskusi dan sharing session. Metode ceramah yang diselingi tanya jawab ini sukses menciptakan suasana yang hangat dan antusias.
Terlihat para peserta, yang didominasi oleh ibu-ibu warga perumahan, sangat aktif mencatat materi dan merespon penyampaian pemateri. Tak sedikit dari mereka yang bercerita tentang kendala dan masalah nyata yang dihadapi dalam mengatur pola penggunaan gawai pada anak di rumah. Antusiasme peserta ini menjadi faktor pendukung utama kelancaran acara.
Melalui kegiatan ini, STT STIKMA Internasional berupaya memperluas manfaat Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya bidang Pengabdian Kepada Masyarakat. Selain untuk meningkatkan peran aktif dosen, kegiatan ini bermanfaat bagi peserta untuk memperoleh pengetahuan praktis dalam mengelola penggunaan gadget.
“Harapan kami, para orang tua dapat menciptakan lingkungan belajar yang seimbang antara dunia digital dan interaksi sosial nyata bagi anak-anak mereka,” jelas pemateri.
Dengan adanya edukasi ini, warga Perumahan Tumpang Permai diharapkan semakin siap menjadi digital parent yang handal, menyongsong era teknologi tanpa kehilangan sentuhan kasih sayang dan pengawasan dalam pengasuhan anak.